Warning: strtolower() expects parameter 1 to be string, object given in /home/u9957912/public_html/wp-content/themes/_s-master/archive.php on line 20

KPUPB, Pasangan Calon dan Tim Metro TV Tajamkan Teknis Debat Publik

Situasi rapat koordinasi debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang dipimpin Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana didampingi Pascalis Semunya, Christine Rumkabu, dan Abdul Halim Shidiq serta Sekretaris KPU PB Thambrin Payapo di kantor Metro TV Jakarta, Kamis (29/12).
Situasi rapat koordinasi debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang dipimpin Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana didampingi Pascalis Semunya, Christine Rumkabu, dan Abdul Halim Shidiq serta Sekretaris KPU PB Thambrin Payapo di kantor Metro TV Jakarta, Kamis (29/12).

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum Papua Barat dan pasangan calon dan tim Metro TV membahas dan menajamkan sejumlah hal teknis menyangkut debat publik pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Papua Barat pertama, yang akan digelar di Grand Studio Metro TV Jakarta, 20 Januari 2017.

Hal teknis tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di kantor Metro TV Jakarta, Kamis (29/12). Pasangan calon yang hadir adalah Dominggus Mandacan minus wakilnya Mohamad Lakotani, Irene Manibuy – Abdullah Manaray dan Stepanus Malak – Ali Hindom.

Rapat tersebut dipimpin Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana didampingi Pascalis Semunya, Christine Rumkabu, dan Abdul Halim Shidiq serta Sekretaris KPU PB Thambrin Payapo.

Hal-hal teknis yang terungkap dalam Rakor seperti pelaksanaan debat akan dilakukan selama 1 jam 30 menit yang ditayangkan pukul 20.00 -21.30 WIT. Kurang lebih 78 menit untuk debat dan 10 menit lebih untuk jeda iklan. Debat akan dipandu Aviani Malik dan Rori Ashari. Dan tiap pasangan dipersilahkan membawa kurang lebih 30 pendukung mereka untuk mengikuti debat.

KPUPB juga akan menyediakan tanda pengenal yang berguna sebagai tiket masuk di arena debat kepada pendukung yang telah disetujui pasangan calon untuk masuk ke arena debat.

“(Selain pendukung pasangan calon) KPUPB juga akan mengundang pejabat daerah termasuk kepala daerah dan anggota DPRRI dan DPDRI asal Papua Barat,”kata Amus.

Hal lain yang juga dibahas adalah tim panelis debat yang ditugaskan KPUPB untuk menajamkan visi misi kandidat, akan memberikan kisi-kisi kepada para calon sebelum debat dilakukan. Lebih jauh soal ini akan dibahas dalam rapat pada 5 Januari 2017 antara KPUPB dan pasangan calon.

Soal tema debat, disesuaikan dengan PKPU yang dikeluarkan KPU RI berjumlah 8 tema. Pada debat 20 Januari akan dilakukan pendalaman 4 tema. 4 tema lainnya akan didalami dalam debat kedua pada 2 Februari 2017.

Pasangan calon menandatangani berita acara rundown debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat disaksikan komisioner KPU Papua Barat.
Pasangan calon menandatangani berita acara rundown debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat disaksikan komisioner KPU Papua Barat.

Selain itu, kandidat dan KPUPB juga menyepakati rundown acara debat yang terbagi dalam 6 segmen. Kesepakatan ini kemudian ditandatangani oleh seluruh pasangan calon disaksikan para komisioner.

KPUPB menyatakan siaran langsung debat tersebut nantinya ditayangkan di sejumlah TV lokal di Manokwari dan Kota Sorong dalam bentuk siaran tunda.

Pada akhir rakor, Komisioner KPU Papua Barat Christine Rumkabu menyatakan pasangan calon dipersilahkan menggunakan seragam dalam debat sesuai pilihan, yang penting nyaman dan serasi. KPUPB melarang pasangan calon menggunakan hiasan Burung Cenderawasih. (*)

Foto bersama komisioner dan sekretaris KPU Papua Barat bersama pasangan calon dan tim Metro TV usai penutupan Rakor.
Foto bersama komisioner dan sekretaris KPU Papua Barat, pasangan calon dan tim Metro TV usai penutupan Rakor.

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPUPB Dorong Keberadaan Komunitas Peduli Demokrasi

Pembukaan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi oleh Komisioner KPU Papua Barat Christine Rumkabu (kanan depan), Selasa (27/12).
Pembukaan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi oleh Komisioner KPU Papua Barat Christine Rumkabu (kanan depan), Selasa (27/12).

MANOKWARI— Selain meluncurkan rumah pintar pemilu (RPP) untuk meningkatkan partisipasi warga dalam Pilkada Papua Barat 2017, Komisi Pemilihan Umum Papua Barat (KPUPB) juga berencana mendorong pembentukan komunitas masyarakat peduli demokrasi.

Komisioner KPU Papua Barat Cristina Rumkabu mengatakan, komunitas warga yang merupakan bagian dari RPP juga memiliki tujuan yang sama dengan RPP mendorong peningkatan partisipasi warga dalam Pilkada Papua Barat.

Hal ini disampaikan Cristina dalam pembukaan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi yang digelar KPU Papua Barat di aula utama kantor KPU Papua Barat, usai peluncuran RPP, Selasa (27/12).

“Komunitas yang nanti dibentuk bertugas menyebarkan informasi kepemiluan kepada masyarakat, mendorong kesadaran warga untuk ikut memantau proses pemilu dan mendorong partisipasi warga dalam pemilu,” kata Cristina saat menyampaikan sambutan.

Christina mengatakan, para peserta yang akan dilibatkan dalam komunitas peduli demokrasi diharapkan bekerja secara sukarela mendorong peningkatan wawasan kepemiluan masyarakat, termasuk yang utama adalah mendorong warga untuk menyalurkan hak pilih mereka pada hari H Pilgub Papua Barat yakni 15 Februari 2017.

KPUPB menurut Christina akan melanjutkan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi pada Januari 2017. Komunitas yang akan dilibatkan berasal dari berbagai komponen warga sehingga diharapkan informasi kepemiluan dapat lebih dalam diketahui warga.

Cristina mengatakan mereka yang terlibat dalam Komunitas peduli demokrasi juga mendapat manfaat positif termasuk akan memudahkan individu komunitas jika ingin menjadi bagian dari penyelenggara pemilu dimasa depan, seperti petugas PPD hingga jenjang yang lebih tinggi. “KPU Papua Barat akan memberikan sertifikat kepada peserta yang mengikuti kursus ini.” (*)

KPU Papua Barat

Jl. Arfai II, SMKA Manokwari - Papua Barat

0986-211913

[email protected]

Facebook KPU Papua Barat

Twitter KPU Papua Barat

Kontak Kami