Warning: strtolower() expects parameter 1 to be string, object given in /home/u9957912/public_html/wp-content/themes/_s-master/archive.php on line 20

Debat Publik Putaran II Dimulai Pukul 18.00 WIT Hari Ini

JAKARTA- Debat kandidat putaran kedua pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Papua Barat, Kamis hari ini, (2/1) akan dimulai lebih awal, pukul 16.00 – 17.30 WIB atau pukul 18.00 -19.30 WIT. Debat yang akan disiarkan secara langsung melalui Metro TV ini dimajukan lebih cepat dua jam.

Debat akan diikuti pasangan calon nomor urut 1 Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani, nomor urut 2 Irene Manibuy – Abdullah Manaray dan nomor urut 3 Stepanus Malak – Ali Hindom.

Waktu debat dimajukan karena adanya masukan warga Papua Barat. Warga menginginkan waktu debat lebih awal karena sebagian besar warga memiliki kebiasaan menonton TV di jam-jam tersebut.

Keputusan perubahan jam siaran langsung debat ini dicapai dalam pertemuan antara KPU Papua Barat, tim pakar debat kandidat dan para pasangan calon di studio Metro TV Jakarta, Rabu kemarin.

Selain jam siaran live yang berubah, beberapa segmen debat juga mengalami perubahan. Debat ini terdiri atas 5 segmen dan masih dipandu Aviani Malik.

Untuk segmen pertama 1 penyampaian visi misi dan pendalaman visi misi. Segmen ke 2 pertanyaan tim pakar melalui moderator kepada pasangan calon. Nah di Segmen ke 3 pasangan calon saling bertanya, menjawab dan saling menanggapi. Dimulai dari pasangan nomor urut 1 kepada pasangan nomor urut 3, 2 ke 1 dan 3 ke 2.

Pada segmen 4 kebalikan dari segmen tiga. Calon masih saling bertanya, menjawab dan saling menanggapi. Dimulai dari pasangan nomor urut 3 kepada nomor urut 1, 1 ke 2 dan 2 ke 3.

Segmen 5 clossing statement tiap paslon. Disini tiap calon gubernur diberi waktu 1 menit untuk memberikan pernyataan penutup. Tiap calon wakil gubernur juga demikian diberikan waktu 1 menit untuk memberikan pernyataan penutup.

Selain itu jika pada debat pertama pasangan calon berdiri dalam berdebat, diputaran kedua mereka akan disediakan kursi untuk duduk. Mereka juga diperbolehkan membawa kertas untuk menulis catatan. Pihak Metro juga akan memberikan mike melekat di telinga untuk memudahkan mereka dalam berbicara.

Untuk menyesuaikan perubahan-perubahan tersebut kemarin langsung dilakukan gladi resik oleh calon wakil gubernur dari seluruh pasangan calon yang didampingi ketua-ketua tim sukses.

Debat yang mengambil tema “Mensinergikan pembangunan pusat dan daerah serta mengefektifkan penyelenggaraan otonomi khusus” itu masih menghadirkan tim pakar masih sama. Agus Sumule dari (UNIPA), Ahcmad Rohani (UNIPA), Marthen Arie yang adalah pakar hukum tata negara (UNHAS), Hanike Monim (UNIPA) dan Rektor UNIPA Jakob Manusawai.

Rapat juga menyepakati tiap pasangan calon membawa 75 orang dalam ruangan debat. Jumlah ini bertambah 15 orang dari jumlah sebelumnya yang hanya 60 orang.

Adapun undangan KPU Papua Barat mencapai 260 terdiri dari pejabat daerah Muspida Papua Barat, Pj. Gubernur Papua Barat Eko Subowo, Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan, Pangdam Kasuari, Kapolda Papua Barat, bupati/wali kota se Papua Barat.

Juga tokoh adat, tokoh agama, pimpinan SKPD se Papua Barat, komisioner KPU kabupaten/kota, Bawaslu Papua Barat dan Panwaslu kabupaten/kota, anggota dewan di DPR RI dan DPD RI asal Papua Barat. (/*)

Pendistribusian Logistik Malalui Empat Titik, KPU : Besok Sudah Tiba

Logistik Kertas Suara di PT Tembrina Group Jawa Pos Surabaya Siap dikirim di Papua Barat.
Logistik Kertas Suara di PT Tembrina Group Jawa Pos Surabaya Siap dikirim di Papua Barat.

MANOKWARI-Pendistribusian kertas suara dan kotak suara (Logistik) akan dilakukan melalui empat titik daerah yang kemudian dilanjutkan ke wilayah lainnya.

Hal ini diungkapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat (PB) Divisi Keuangan dan Logiostik Abdul Halim SidHiq, SSos akhir pekan lalu. Dikatakannya bahwa pencetakan kertas suara calon Gubernur dan wakil Gubernur PB sesui Daftar Pemilih Tetap (DPT) 701.807 yang ditambah 2 persen, sehingga total DPT per TPS di kabupaten, kota se- PB menjadi 720.829 kertas suara tengah dilalukan.

Halim menyebutkan, pencetakan kertas suara yang dilakukan PT Tembrina Group Jawa Pos Surabaya, hanya berlangsung sekira 8 jam. Dan selanjutnya disortir untuk dipeking kemudian dikirim ke PB.

“Mulai 22 Januari 2017, proses pengiriman kertas suara ke KPUD kabupaten melalui empat daerah yang menjadi titik distribusi. Dan besok (24 Januari 2017) sudah tiba semua di empat titik ini,” ungkapnya.

Empat titik daerah yang dimaksud sebut dia, yaitu KPU Kabupaten Manokwari, KPU Kota Sorong, KPU Kaimana dan KPU Fakfak. Untuk Manokwari akan mendistribusi ke KPU Teluk Wondama, Pegaf, Mansel dan Teluk Bintuni.

Sementara, Kota Sorong akan distribusi ke Kabupaten Sorong, Maybrat, Sorong Selatan, Raja Ampat, dan Tambrauw. Sedangkan Kaimana dan Fakfak sudah menjadi titik sendiri mengigat jarak geografis daerah tersebut.

Dan diakuinya, limit waktu pencetakan kertas suara sangat cepat hingga pendistribusian ke daerah pun sangat cepat. Kemudian sebutnya lagi, 25 Januari seluruh kertas suara sudah sampe di 13 KPU Kabupaten/Kota.

Untuk kotak suara dan DPT by name akan di tempel pada TPS, serta undangan pemilih dicetak di Makassar. Untuk perlengkapan KPPS, sebut Sidhiq, seperti bilik suara, sampul, formulir, saat ini sedang dicetak.

“Jadi sampai sekarang tidak ada masalah dan kalau bicara time limitnya sangat cepat,” tuturnya.

Ditanya apakah pencetakan suara dijamin keamanannya dan bebas dari upaya penggandaan, dijawabnya, proses pencetakan hingga pendistribusiannya dijamin aman sampai pada saat pencoblosan.

“Kertas suara langsung melekat dengan KPU dan dijaga ketat aparat keamanan yang bertugas di KPU,” jawabnya.

“Kami sangat menjamin kertas suara aman dan tidak ada bocoran serta lain sebagainya, maka diharapkan setelah kertas suara sampai ke masing-masing KPU, maka langsung diamankan dan memastikan tidak mengalami kerusakan dan lain sebagainya,” tambahnya. (TNJ/*).

Debat Publik Cagub PB, Pakar : Merangsang Partisipasi Pemilih

 

Suasana Debat Publik Kandidat Gubernur Papua Barat, yang dipandu moderator Haviani Malik, Di Grand Studio Metro TV, Jumat (20/1/2017) malam.
Suasana Debat Publik Kandidat Gubernur Papua Barat, yang dipandu moderator Haviani Malik, Di Grand Studio Metro TV, Jumat (20/1/2017) malam.

JAKARTA- Debat Publik kandidat Gubernur yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat (PB) di stasiun televise suwasta Nasional, disebut bakal merangsang meningkatnya Partisipasi Pemilih.

Hal itu diungkapkan akademisi sekaligus Ketua Tim Pakar Debat Publik, Agus Sumule usai mengikuti Debat Publik Kandidat Gubernur PB di Grand Studio Metro TV, Jumat (20/1) malam.

Dikatakannya, dari pemaparan visi-misi oleh masing-masing Pasangan Calon (Paslon), dapat memberikan gambaran pada masyarakat PB dalam menentukan pilihannya. Sehingga turut merangsang meningkatnya partisipasi pemilih nantinya.

“Kita meyakini dari pemaparan visi dan misi pada debat pertama ini setidaknya masyrakat dapat menilai dan memilih yang terbaik dari yang terbaik. Sehingga Merangsang meningkatnya partisipasi Pemilih,” ungkap dekan Pertanian Universitas Papua tersebut.

Agus melanjutkan, diharapkan para Paslon untuk lebih menyiapkan diri lagi, sehingga dapat memaparkan program visi dan misinya pada debat kandidat putaran kedua, 2 Februari 2017 mendatang.

“Kalau bisa mereka lebih bisa muncul dengan program-program yang tajam dan kongkrit lagi. Sehingga masyrakat akan semakin bergairah untuk memilih calon pemimpin yang diharapkannya,” tuturnya.

Dia menambahkan, masyarakat PB yang memiliki hak pilih, akan semakin mantap untuk memilih calon pemimpinnya. Masyarakat PB tentu akan mencatat janji politik yang akan ditagih saat pasangan pilihannya sudah terpilih jadi pemimpin PB.

Sedangkan bagi masyarakay PB yang masih belum bisa menentukan pilihan, debat akan memberikan informasi tambahan terkait visi dan misi calon pemimpinnya mendatang.

IMG20170120174008

Dia sendiri menilai bahwa debat perdana tersebut berlangsung dinamis. Masing-masing pasangan calon memperlihatkan kemampuan optimalnya dalam menyampaikan visi, misi, dan programnya.

Dan terakahir dikatakannya, semua apa yang dipaparkan oleh masing-masing paslon mengena pada esensi yang menjadi tema debat dan diharapakan masyrakat.

“Semuanya bagus, dan komitmen pada visi-misi masing-masing dan esensinya dapat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KPU PB Amus Atkana SPt., MM mengatakan, kegiatan ini bukan semata-mata suatu rangkaian kegiatan tahapan kampanye semata. Namun kata dia, setidaknya memberikan makna bagi masyarakat PB khusnya untuk menentukan pilihannya.

“Mari kita menentukan pilihan kita. Pilihan kita Boleh beda tapi itu indah. Siapapun yang kita pilih dan terpilih, yakin lah itu yang terbaik dari yang terbaik. Akhirnya terimakasih salam. Kalau bukan sekarang kapan lagi kalau bukan kita orang siapa lgi,” pungkasnya.

IMG20170120192750

Pantauan langsung, Debat Pablik tersebut selain dihadiri Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota, juga dihadiri oleh beberapa Kepala Daerah Bupati dam Wali Kota serta Pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada.

Teriakan dukungan dan yel-yel masing-masing pendukung paslon juga membuat susana berjalan meriah serta pemuh semangat dari para kandidat. (TNJ/*).

 

 

H- 1 Debat Publik, Tiga Paslon Gubernur PB Siap Berduel, Amus : Masyarakat Harus Saksikan

Tiga Pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani, Irene Manibuy-Abdulah Manaray dan Stepanus Malak-Ali Hindom
Tiga Pasangan Calon Gubernur dan wakil Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani, Irene Manibuy-Abdulah Manaray dan Stepanus Malak-Ali Hindom

MANOKWARI-Ketiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua Barat (PB), Dominggus Mandacan-Muh Lakotani, Irene Manibuy-Abdullah Manaray dan Stepanus Malak-Ali Hindom dipastikan siap berduel atau beradu program, vis dan misi pada debat kandidat yang akan disiarkan secara live stasiun televisi swasta nasional, Jumat (20/1) malam.

Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM meminta masyarakat untuk menyaksikan acara debat kandidat yang akan dipandu moderator Aviani Malik dan Rori Ashari.

‘’Ketiga kandidat bersama tim pemenangan dan masa pendukung sudah berada di Jakarta. Mari kita sama-sama menyaksikan debat,bagaimana ketiga kandidat beradu program,’’ ujar Amus Atkana kepada wartawan.

Bahkan kata dia, KPU PB bersama Paslon sudah melakukan silumulasi debat di redaksi Metro TV. “Kami besama tiga paslon kemarin sudah menggela gladi resik di Studio Metro TV. Ketiga kandidat ini, nampaknya sudah siap untuk berdebat,’’ tutur Amus.

Debat kandidat ini bakal disaksikan para Bupati/Wali Kota se-Provinsi PB lanjutnya. Selain itu, pimpinan dan anggota DPR PB, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta pengurus partai pendukung paslon.

“Beberapa bupati, anggota DPR PB serta pimpinan SKPD sudah berada di Jakarta,” sebutnya.

Amus mengatakan, pihaknya tak hanya mengundang para pemimpin daerah maupun pimpinan DPR yang ada di PB. Melainkan secara khusus KPU, juga mengundang Presiden RI Joko Widodo.

‘’Tanggal 20 Januari, mulai jam 8 malam waktu Indonesia Barat pastikan ada didepan televisi untuk menyaksikan calon Gubernur dan wakil Gubernur kita berdebat atau menyampaikan visi misinya. Sehingga kita bisa menyimak dan dan menilai, akhirnya kita semua bisa menentukan pilihan,’’ himbaunya.

Pada prinsipnya, lanjut Amus, debat ini untuk mempertegas visi misi dan program kerja para calon dalam memimpin PB selama lima tahun mendatang. Dengan demikian masyarakat benar-benar dapat menilai siapa yang paling layak untuk memimpin daerah ini.

 

Diketahui, tema debat di antaranya menyangkut pelaksanaan otonomi khusus (Otsus). Salah satu pertanyaan soal tanggapan para kandidat terkait pelaksanaan Otsus yang akan berakhir tahun 2021. Acara debat akan terbagi dalam 6 segmen.

Pertanyaan debat kandidat disusun oleh tim pakar (panelis) yang merupakan para akademisi. Diantaranya dari Unipa dan Unhas, yakni Dr.Ir.Agus Sumule (coordinator tim pakar), Dr.Hanike Monim,Ir.Ahmad Rohani. (TNJ/*).

 

 

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU-PB Datangkan Mitha Tahalatu di Karnaval Demokrasi

Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH didampingi sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota meresmikan RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.
Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH didampingi sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota meresmikan RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.

MANOKWARI- Komisi Pemilihan Umum Papua Barat (KPU-PB) terus berupaya mendorong peningkatan partisipasi pemilih dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur PB, 15 Februari 2017. Salah satu cara yang akan ditempuh adalah menggelar jalan santai atau karnaval pada Sabtu, 14 Januari 2017.

Karnaval yang akan melibatkan seluruh calon gubernur dan wakil gubernur bersama para simpatisan mereka, juga masyarakat umum tersebut, akan mendatangkan artis Ibu Kota Mitha Talahatu.

Rencana ini disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan debat publik tahap pertama 20 Januari 2017 dan karnaval di kantor KPU PB yang dihadiri calon gubernur dan wakil gubernur PB dan panelis debat publik, Kamis (5/1).

Ketua KPU PB Amus Atkana mengatakan karnaval tersebut telah masuk dalam agenda KPU PB, yang bertujuan mendorong partisipasi pemilih dalam Pilgub PB. “Kami ingin partisipasi pemilih meningkat, atau setidaknya sama dengan pemilu sebelumnya,” kata Amus.

Mitha, sebut Amus, sengaja diundang untuk menghibur peserta karnaval, termasuk memberi suasana gembira kepada warga menyambut pesta demokrasi lima tahunan ini.

Karnaval akan mengambil start di Jalan Percetakan Negara dan berakhir di lapangan Borarsi Manokwari. Mitha akan menghibur peserta karnaval di Lapangan Borarsi.

Untuk memeriahkan karnaval, KPU PB telah menyiapkan sejumlah door prize seperti sepeda motor, mesin cuci, kulkas dan berbagai jenis hadiah lainnya.

Selain karnaval, Amus menyatakan, KPU PB juga telah menempuh sejumlah cara untuk meningatkan partisipasi pemilih seperti melakukan sosialiasi melalui media massa dan lembaga non pemerintah.

Terlepas dari itu, KPU PB berharap para stakeholder lain seperti calon gubernur dan wakil gubernur bersama tim sukses mereka, bergerak lebih massif untuk meningatkan partisipasi pemilih, melalui kampanye yang mereka lakukan. (TNJ/*)

KPU Papua Barat Undang Presiden Joko Widodo di Debat Publik Pilgub

Suasana Rapat Koordinasi persiapan tema debat publik tahap pertama 20 Januari 2017 di kantor sekretariat KPU PB yang dihadiri calon gubernur dan wakil gubernur PB dan panelis debat publik, Kamis (5/1).
Suasana Rapat Koordinasi persiapan tema debat publik tahap pertama 20 Januari 2017 di kantor sekretariat KPU PB yang dihadiri calon gubernur dan wakil gubernur PB dan panelis debat publik, Kamis (5/1).

MANOKWARI— Presiden Joko Widodo, akan diundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat (PB) untuk hadir dalam debat publik calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang akan digelar di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Kamis, 20 Januari 2017.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi persiapan tema debat publik tahap pertama 20 Januari 2017 di kantor sekretariat KPU PB yang dihadiri calon gubernur dan wakil gubernur PB dan panelis debat publik, Kamis (5/1).

Ketua KPU PB Amus Atkana mengatakan, pihaknya akan berupaya menghadirkan Presiden untuk menyimak debat publik tersebut, yang berisi visi misi dan pandangan calon dalam memajukan PB lima tahun mendatang.

Selain Presiden Joko Widodo, KPU PB juga, akan mengundang Gubernur PB Abraham Atururi, Menteri Dalam Negeri Djahjo Kumolo, para bupati dan wali kota se – PB, termasuk Kapolda PB Brigjen Pol Martuani Sormin Siregar dan Pangdam Kasuari XVIII Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau.

Untuk mempersiapkan kehadiran Presiden dan para pejabat nasional dan daerah dalam debat tersebut, KPU Papua Barat telah menyiapkan sejumlah hal teknis, termasuk undangan yang akan disampaikan dalam waktu dekat. “Persiapan sudah final. Kami upayakan seluruhnya hadir dalam debat,” kata Amus Atkana.

Mantan Ketua KPU Maybrat ini mengatakan persiapan teknis debat dengan pihak Metro TV Jakarta sudah final. Soal keamanan pun, ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Kapolda PB. (TNJ/*)

KPUPB, Pasangan Calon dan Tim Metro TV Tajamkan Teknis Debat Publik

Situasi rapat koordinasi debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang dipimpin Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana didampingi Pascalis Semunya, Christine Rumkabu, dan Abdul Halim Shidiq serta Sekretaris KPU PB Thambrin Payapo di kantor Metro TV Jakarta, Kamis (29/12).
Situasi rapat koordinasi debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang dipimpin Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana didampingi Pascalis Semunya, Christine Rumkabu, dan Abdul Halim Shidiq serta Sekretaris KPU PB Thambrin Payapo di kantor Metro TV Jakarta, Kamis (29/12).

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum Papua Barat dan pasangan calon dan tim Metro TV membahas dan menajamkan sejumlah hal teknis menyangkut debat publik pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Papua Barat pertama, yang akan digelar di Grand Studio Metro TV Jakarta, 20 Januari 2017.

Hal teknis tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di kantor Metro TV Jakarta, Kamis (29/12). Pasangan calon yang hadir adalah Dominggus Mandacan minus wakilnya Mohamad Lakotani, Irene Manibuy – Abdullah Manaray dan Stepanus Malak – Ali Hindom.

Rapat tersebut dipimpin Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana didampingi Pascalis Semunya, Christine Rumkabu, dan Abdul Halim Shidiq serta Sekretaris KPU PB Thambrin Payapo.

Hal-hal teknis yang terungkap dalam Rakor seperti pelaksanaan debat akan dilakukan selama 1 jam 30 menit yang ditayangkan pukul 20.00 -21.30 WIT. Kurang lebih 78 menit untuk debat dan 10 menit lebih untuk jeda iklan. Debat akan dipandu Aviani Malik dan Rori Ashari. Dan tiap pasangan dipersilahkan membawa kurang lebih 30 pendukung mereka untuk mengikuti debat.

KPUPB juga akan menyediakan tanda pengenal yang berguna sebagai tiket masuk di arena debat kepada pendukung yang telah disetujui pasangan calon untuk masuk ke arena debat.

“(Selain pendukung pasangan calon) KPUPB juga akan mengundang pejabat daerah termasuk kepala daerah dan anggota DPRRI dan DPDRI asal Papua Barat,”kata Amus.

Hal lain yang juga dibahas adalah tim panelis debat yang ditugaskan KPUPB untuk menajamkan visi misi kandidat, akan memberikan kisi-kisi kepada para calon sebelum debat dilakukan. Lebih jauh soal ini akan dibahas dalam rapat pada 5 Januari 2017 antara KPUPB dan pasangan calon.

Soal tema debat, disesuaikan dengan PKPU yang dikeluarkan KPU RI berjumlah 8 tema. Pada debat 20 Januari akan dilakukan pendalaman 4 tema. 4 tema lainnya akan didalami dalam debat kedua pada 2 Februari 2017.

Pasangan calon menandatangani berita acara rundown debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat disaksikan komisioner KPU Papua Barat.
Pasangan calon menandatangani berita acara rundown debat publik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat disaksikan komisioner KPU Papua Barat.

Selain itu, kandidat dan KPUPB juga menyepakati rundown acara debat yang terbagi dalam 6 segmen. Kesepakatan ini kemudian ditandatangani oleh seluruh pasangan calon disaksikan para komisioner.

KPUPB menyatakan siaran langsung debat tersebut nantinya ditayangkan di sejumlah TV lokal di Manokwari dan Kota Sorong dalam bentuk siaran tunda.

Pada akhir rakor, Komisioner KPU Papua Barat Christine Rumkabu menyatakan pasangan calon dipersilahkan menggunakan seragam dalam debat sesuai pilihan, yang penting nyaman dan serasi. KPUPB melarang pasangan calon menggunakan hiasan Burung Cenderawasih. (*)

Foto bersama komisioner dan sekretaris KPU Papua Barat bersama pasangan calon dan tim Metro TV usai penutupan Rakor.
Foto bersama komisioner dan sekretaris KPU Papua Barat, pasangan calon dan tim Metro TV usai penutupan Rakor.

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPUPB Dorong Keberadaan Komunitas Peduli Demokrasi

Pembukaan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi oleh Komisioner KPU Papua Barat Christine Rumkabu (kanan depan), Selasa (27/12).
Pembukaan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi oleh Komisioner KPU Papua Barat Christine Rumkabu (kanan depan), Selasa (27/12).

MANOKWARI— Selain meluncurkan rumah pintar pemilu (RPP) untuk meningkatkan partisipasi warga dalam Pilkada Papua Barat 2017, Komisi Pemilihan Umum Papua Barat (KPUPB) juga berencana mendorong pembentukan komunitas masyarakat peduli demokrasi.

Komisioner KPU Papua Barat Cristina Rumkabu mengatakan, komunitas warga yang merupakan bagian dari RPP juga memiliki tujuan yang sama dengan RPP mendorong peningkatan partisipasi warga dalam Pilkada Papua Barat.

Hal ini disampaikan Cristina dalam pembukaan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi yang digelar KPU Papua Barat di aula utama kantor KPU Papua Barat, usai peluncuran RPP, Selasa (27/12).

“Komunitas yang nanti dibentuk bertugas menyebarkan informasi kepemiluan kepada masyarakat, mendorong kesadaran warga untuk ikut memantau proses pemilu dan mendorong partisipasi warga dalam pemilu,” kata Cristina saat menyampaikan sambutan.

Christina mengatakan, para peserta yang akan dilibatkan dalam komunitas peduli demokrasi diharapkan bekerja secara sukarela mendorong peningkatan wawasan kepemiluan masyarakat, termasuk yang utama adalah mendorong warga untuk menyalurkan hak pilih mereka pada hari H Pilgub Papua Barat yakni 15 Februari 2017.

KPUPB menurut Christina akan melanjutkan kursus pemilu komunitas peduli demokrasi pada Januari 2017. Komunitas yang akan dilibatkan berasal dari berbagai komponen warga sehingga diharapkan informasi kepemiluan dapat lebih dalam diketahui warga.

Cristina mengatakan mereka yang terlibat dalam Komunitas peduli demokrasi juga mendapat manfaat positif termasuk akan memudahkan individu komunitas jika ingin menjadi bagian dari penyelenggara pemilu dimasa depan, seperti petugas PPD hingga jenjang yang lebih tinggi. “KPU Papua Barat akan memberikan sertifikat kepada peserta yang mengikuti kursus ini.” (*)

Baru Diresmikan, RPP KPU PB Diserbu

Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH didampingi sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota meresmikan RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.
Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH didampingi sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota meresmikan RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.

MANOKWARI-Usai peresmian oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat (PB) Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH, Rumah Pintar Pemilu (RPP) langsung diserbu sejumlah komisioner dan sejumlah staf sekretariat KPU se-Kabupaten/Kota yang ada di PB, Selasa (27/12) siang tadi.

Pantuan langsung, tampak ketua KPU PB amus Atkana dan sejumlah komisioner KPU yang hadir takjub melihat RPP yang berisi pajangan sejarah pemilu di Indonesia pascah kepemimpinan Soekarno Presiden RI yang pertama yaitu pada orde baru 197-1997 hingga kepemimpinan Prsiden RI Joko Widodo.

Selain sejarah perkembangan pemilu, RPP KPU PB tersebut juga berisi mengenal struktur organisasi penyelenggara Pemilu mulai dari tingkat KPU RI hingga KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Tak hanya itu, RPP juga bersisi edukasi atau gambaran kepemiluan saat ini, mulai dari tata cara menyuarakan hak pilih hingga mengenal sosok Pasangan Calon Gubernur-wakil Gubernur PB yang akan bertarung Rabu, 15 Februari 2017 mendatang. (TNJ)

Berikut Foto-fotonya :

img20161227134400

Foto 2

img20161227134403

Foto 3

img20161227134424

Foto 4

img20161227134529

Foto 5

img20161227134642

Foto 6

img20161227134505

Foto 7

img20161227134905

Foto 8

img20161225171105

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Melalui RPP, KPU PB Ajak Peyelenggara Paham Dasar Kepemiluan

Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH didampingi sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota meresmikan RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.
Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH didampingi sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota meresmikan RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.

MANOKWARI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat (PB) kembali berupaya meningkatkan partisipasi pemilih melalui Rumah Pintar Pemilu (RPP) dengan mengajak seluruh penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) yang ada di PB untuk lebih memahami dan mengetahui dasar kepemiluan.

Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM mengatakan bahwa salah satu bagian terpenting tanggung-jawab Penyelenggara (KPU red) adalah meningkatkan partisipasi masyarakat untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik.

“Penyelenggara wajib mengetahui dan memahami dasar Kepemiluan. Sehingga dapat menjelaskan pada masyarakat kapan saja seputar Pemilu,” ungkap Amus usai meresmikan RPP KPU PB, yang diikuti Anggota dan Sekretariatan KPU se-Kabupaten/Kota, Selasa (27/12) siang.

Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama sejumlah komisioner KPU se-Kabuapaten/Kota memantau langsung RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.
Ketua KPU PB Amus Atkana, SPt., MM bersama sejumlah komisioner KPU se-Kabuapaten/Kota memantau langsung RPP, Selasa (27/12) di Sekretariat KPU PB.

Amus menjelaskan, RPP merupakan program yang dicanangkan KPU RI dengan tujuan memberikan edukasi atau pendidikan demokrasi sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Selain itu sebutnya, bahwa tujuan umumnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berdemokrasi baik secara kualitas maupun kuantitas. Sedangkan tujuan khususnya, menanamkan nilai- nilai demokrasi yang berintegritas.

“Sekali lagi kita jelaskan bahwa RPP ini adalah bagian dari transfer pendidikan kepemiluan yang tujuannya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Usai peresmian yang juga dilakukan bersama tiga komisioner lainya yaitu, Pascalis Semunya, SSos, Christine Rumkabu, SP., MSi dan Abdul Halim Shidiq, SSos serta Sekretaris KPU, Ir MR Thambrin Payapo MH itu, Amus menghimbau seluruh penyelenggara di PB, baik di tingkat Provinsi maupun di 13 Kabupaten/Kota untuk mampu mengelola dan menghadirkan RPP dengan baik.

“Penyelenggara di daerah wajib memilki RPP karena fungsi yang mendasar adalah memberikan pendidikan pada masyarakat melalui visual maupun audio dan vidio terkait sejarah dan perkembangan kepemiliuan bangsa kita,” Ucapnya.

img20161227134734

Diingatkannya lagi, menjadi catatan dalam pengelolaan RPP nantinya, bukan sekedar membangun, namun makna dari hal itu atau jauh lebih penting yaitu, sebagai pengelola dituntut wajib mengetahui hal-hal dasar kepemiluan. Selain memiliki kemampuan manajemen dalam mengelola RPP.

“Mau tidak mau, suka atau tidak suka kita (KPU/Peyelenggara red)) harus lebih tau isi dari RPP ini,” tegasnya.

img20161227132308

Menurutnya, dasar dicanangkannya RPP ini ialah merujuk pada Undang-undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2010 terkait petunjuk teknis dari UU nomor 14 tahun 2008. Dan Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) nomor 1 tahun 2010 serta Peraturam KPU (PKPU) nomor 1 tahun 2015 tentang KIP.

“Jadi karena dasar itu, tak ada alasan lagi, KPU wajib menyampaikan informasi kepemiluan pada masyarakat. Baik melalui RPP yang baru saja kita resmikan, Iklan di TV maupun website-KPU. Karena semakin banyak masyarakat paham dan mengetahui tentang Pemilu maka tingkat konflik Pemilu juga semakin rendah,” tuturnya.

Saat ini, lebih lanjut dikatakan Amus, RPP yang dibuat tersebut, tidak memiliki tempat atau gedung tersendiri dan sementara menyatu dengan gedung kesekretariatan KPU PB. Namun sebut dia pihaknya telah mengusulkan pada Pemerintah Provinsi PB, untuk dapat dibangun gedung tersendiri pada lahan milik KPU PB yag tersisa.

Sehingga nantinya RPP dan PPID (Pusat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi) yang terlebih dulu diresmikan dapat dikelola lebih baik dan terarah.

“Kami sudah usulkan ke-pemerintah PB, untuk dibahas tahun ini (2016) kalau dimungkinkan, tahun depan (2017) kita sudah bisa membangun gedung yang respentatif yang dilengkapi laboratorium kepemiluan sehingga semua orang bisa langsung mengakses lebih jelas,” imbuhnya.

Semoga dengan hadirnya RPP ini, dapat membantu masyarakat untuk memperoleh infomasi kepemiluan secara langsung dan mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pemilu. Bukan hanya itu sebut dia, KPU PB juga memilki website yang dilengkapi informasi seputar jadwal dan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang menyelenggarakan di PB.

“Masyarakat bisa membuka langsung website KPU PB guna mengetahui perkembangan jadwal dan tahapan Pilkada kita,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya KPU PB, telah meresmikan RPP di dua Kabupaten yaitu, KPU Raja Ampat dan KPU Sorong Selatan. Kedua daerah tersebut merupakan Pilot Projeck pertama KPU PB ditahun 2016. (TNJ)

KPU Papua Barat

Jl. Arfai II, SMKA Manokwari - Papua Barat

0986-211913

[email protected]

Facebook KPU Papua Barat

Twitter KPU Papua Barat

Kontak Kami